Harga Perumahan Madinah City Bekasi

Harga Rumah di Madinah City

Harga rumah di Madinah City tergolong masih murah meriah. Hal ini karena Perumahan Madinah City masih dalam tahap soft launching. Harga perumahan Madinah City bulan September 2018 bisa dilihat di tabel di bawah ini:

Harga Perumahan Madinah City Bekasi Oktober 2018 terbaru
Harga Rumah dan Ruko Bulan Oktober 2018

Cara Membaca Tabel Harga Rumah di Madinah City

Sebagai contoh, kita ambil rumah tipe 27/70

Harga rumah tipe 27/70 cash keras adalah Rp 327.041.000,-

Selain iut, ada empat pilihan skema kredit (KPR), yaitu:

  1. Skema 50 – 50
  2. KPR 5 tahun
  3. KPR 10 tahun
  4. KPR 15 tahun

Skema 50 – 50 maksudnya adalah DP sebesar 50%, dan 50% lagi dibayarkan setelah serah terima bangunan. Atau dengan kata lain, 50% sisanya dibayarkan pada saat rumah sudah siap huni. Harga skema 50 – 50 berbeda dengan harga cash keras. Harga rumah tipe 27/70 dengan skema 50 – 50 adalah Rp 359.745.100,-. Cara pembayarannya adalah DP sebesar Rp 179.872.550,- , dan sisanya lagi dibayar setelah serah terima rumah (rumah siap dihuni), yaitu sebesar Rp 179.872.550,- juga.

Harga rumah Madinah City tipe 27/70 untuk KPR 5 tahun adalah Rp. 490.561.500,-. Skema pembayarannya adalah sebagai berikut:

  • DP sebesar Rp. 98.112.300,-. DP ini bisa dicicil selama 2 (dua) tahun, yaitu pembayaran DP awal sebesar Rp 24.528.075,-. Kemudian dilakukan pembayaran cicilan DP sebesar Rp 3.066.010,-/bulan selama 24 bulan.
  • Setelah DP lunas, dilakukan serah terima bangunan. Kemudian pembayaran cicilan rumah sebesar Rp 6.540.820,-/bulan selama 60 bulan.

Harga rumah Madinah City tipe 27/70 untuk KPR 10 tahun adalah Rp. 654.082.000,-. Skema pembayarannya adalah sebagai berikut:

  • DP sebesar Rp. 130.816.400,-. DP ini bisa dicicil selama 2 (dua) tahun, yaitu pembayaran DP awal sebesar Rp 32.704.100,-. Kemudian dilakukan pembayaran cicilan DP sebesar Rp 4.088.013,-/bulan selama 24 bulan.
  • Setelah DP lunas, dilakukan serah terima bangunan. Kemudian pembayaran cicilan rumah sebesar Rp 4.360.547,-/bulan selama 120 bulan.

Harga rumah Madinah City tipe 27/70 untuk KPR 15 tahun adalah Rp. 735.842.250,-. Skema pembayarannya adalah sebagai berikut:

  • DP sebesar Rp. 147.168.450,-. DP ini bisa dicicil selama 2 (dua) tahun, yaitu pembayaran DP awal sebesar Rp 36.792.113,-. Kemudian dilakukan pembayaran cicilan DP sebesar Rp 4.599.015,-/bulan selama 24 bulan.
  • Setelah DP lunas, dilakukan serah terima bangunan. Kemudian pembayaran cicilan rumah sebesar Rp 3.270.410,-/bulan selama 180 bulan.

Keterangan Harga Perumahan Madinah City

  • Khusus untuk kavling hook, tidak disediakan fasilitas kredit KPR. Dengan kata lain, kavling hook harus cash keras.
  • Perhitungan kelebihan bangunan dan tanah, dihitung dengan perhitungan tersendiri.
  • Harga rumah di zona premium (sekitar masjid jami’) adalah 5% lebih mahal dibanding harga rumah di zona lainnya.
  • Harga ruko di jalur utama masuk masjid jami’ adalah 5% lebih mahal dibanding harga ruko reguler.
  • Harga ruko di tepi jalan raya adalah 7.5% lebih mahal dibanding ruko reguler.
  • Harga rumah dan ruko belum termasuk PPN 10% dan BPHTB 5%.
  • Harga yang tercantum sudah termasuk IMB untuk rumah dan ruko.
  • Rumah dibangun setelah DP lunas.
  • Untuk pembelian unit dengan skema cash keras, rumah/ruko dibangun setelah proses land clearing dan IMB keluar.
  • Khusus untuk CASH KERAS, GRATIS SEMUA BIAYA kecuali BBN.
  • Semua pembayaran dilakukan dengan transfer ke BANK MUAMALAT no rek 5320008558 a/n DARUSSALAM MADANI PROPERTI, PT.
  • Harga rumah ini berlaku sampai dikeluarkan daftar harga yang baru.

 

AYO! SEGERA MILIKI RUMAH IDAMAN KELUARGA ANDA DENGAN HARGA TERBAIK SAAT INI!

pesan rumah di madinah city bekasi harga murah

Untuk kembali ke halaman info Madinah City, silahkan klik di sini.

 

Segera Dibangun Kawasan Hunian Syari’ah di Bekasi dengan Nama Madinah City

Di Bekasi segera dibangun sebuah kawasan Islami yang menyediakan hunian tanpa Bank khusus buat masyarakat muslim. Kawasan ber Tagline  ‘Kota Madani di Timur Laut Jakarta’ itu berlokasi di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Perusahaan property berdasar syari’ah, PT Darussalam Madani Properti akan mengolah lahan seluas 1.000 hektar di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk pembangunan tempat tinggal syari’ah bernama Madinah City.

“Kami ingin ikut dalam memenuhi kebutuhan perumahan yang pada akhir tahun 2017 masih mencapai angka tiga belas setengah juta unit di Indonesia,” kata CEO PT Darussalam Madani Properti Syaiful Azmi Aziz.

Tipe dan Harga Rumah di Kawasan Perumahan Syariah Madinah City

Tipe rumah yang dipasarkan di antaranya 27/70, 30/84, 36/105, 48/120, dan 55/150. Rumah di Madinah City dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70 untuk kalangan menengah ke atas. Head of Marketing, CEO and Lead Consultant Madinah City, Deny Rahmad menyebutkan, kawasan tempat tinggal yang akan dibangun Darussalam Madani Properti ini sasarannya adalah konsumen muslim. Hal ini karena di atas lahan seluas 2 hectare dengan prototipe Mesjid Nabawi dengan imam hafidz 30 Juzz dan dikelola secara profesional. Selain itu, di Madinah City dilengkapi dengan fasilitas sekolah islam, pesantren, tahfidz Quran, area berkuda dan memanah, dan lain sebagainya. “Ini merupakan klaster terbesar di Indonesia berkonsep Islami,” ungkap Aziz.

Menurut Aziz, pembeli yang sedang disasar yaitu orang-orang muslim yang ingin menjauhi riba perbankan konvensional.

“Upaya kami untuk memangkas backlog (kebutuhan rumah tiggal) tersebut ialah dengan membangun unit-unit perumahan dengan konsep syariah di sejumlah daerah,” katanya.

Selain di Kabupaten Bekasi, kata dia, perusahaannya sudah lebih dahulu mengembangkan usaha serupa di Bogor, Padang, dan Yogyakarta.

“Kami tidak melibatkan perbankan, oleh karena itu tidak mempraktikkan konsep-konsep pembiayaan seperti ala perbankan. Terhadap konsumen, kami juga mempraktikkan konsep jual beli syariah bebas riba yang tidak bunga, denda, penalti, apalagi sita,” katanya.

Pihaknya yakin, animo customer yang tertarik dengan konsep pembiayaan rumah syariah bebas riba ini sudah makin membaik, bersesuaian dengan {pemahaman akan riba yang diyakini tidak menghadirkan keberkahan|keyakinan akan riba yang tidak akan menghadirkan keberkahan.

“Kelompok masyarakat yang rutin mengkaji agama dengan menghadiri acara-acara kajian sudah semakin banyak. Merekalah sasaran calon buyer kami, karena mereka lapisan yang sudah paham akan bahaya riba,” jelasnya.

Kawasan Tempat Tinggal Syariah di Bekasi yang Berlokasi Super Strategis

Letak Madinah City di sebelah timur laut Jakarta itu diproyeksikan akan terkoneksi dengan jaringan infrastruktur transportasi penghubung seperti Tol JORR II, LRT yang mengkoneksikan Kota Bekasi dan sebagian Jakarta.

“Cluster Madani di Madinah City juga memiliki lokasi super strategis yaitu hanya sepuluh km menuju Tol JORR, Bekasi Regency 20 km, hanya enam puluh menit menuju Jakarta Utara, Cuma enam puluh lima menit menuju Kota Bekasi. Ke pelabuhan peti kemas cuma 13 kilo meter, cuma 26 kilo meter ke Rengasdengklok, hanya 24 kilo meter  menuju Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan cuma 25 kilo meter menuju Pantai Tanjungpakis,” kata Aziz menutup wawancara ini.

Akan Hadir Kawasan Pemukiman Syari’ah di Bekasi dengan Nama Madinah City

Segera dibangun sebuah kawasan Islami di Bekasi yang menyediakan hunian tanpa Bank khusus bagi konsumen muslim. Kawasan dengan Tagline  ‘Kota Madani di Timur Laut Jakarta’ itu terletak di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Perusahaan properti berlandaskan syariah, PT Darussalam Madani Properti akan membangun lahan seluas seribu hektare di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk pembangunan perumahan bebas riba bernama Madinah City.

“Kami ingin ikut berkontribusi dalam menyediakan kebutuhan perumahan yang pada akhir tahun 2017 masih menyentuh jumlah tiga belas setengah juta unit di Indonesia,” kata CEO PT Darussalam Madani Properti Syaiful Azmi Aziz.

Tipe dan Harga Rumah di Kawasan Pemukiman Tanpa Riba Madinah City

Tipe rumah yang dipasarkan di antaranya 27/70, 30/84, 36/105, 48/120, dan 55/150. Harga jual rumah di Madinah City mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70 untuk kalangan menengah ke atas. Head of Marketing, CEO and Lead Consultant Madinah City, Deny Rahmad mengungkapkan, kawasan pemukiman yang akan dibangun oleh Darussalam Madani Properti ini segmennya adalah buyer muslim. Alasannya di atas tanah seluas 2 dengan replika Mesjid Nabawi dengan imam hafidz 30 Juzz dan dikelola secara profesional. Selain itu, di Madinah City ada fasilitas sekolah islam, pesantren, tahfidz Quran, area berkuda dan memanah, dan lain sebagainya. “Ini merupakan cluster terbesar di Indonesia berkonsep Islami,” kata Aziz.

Menurut Aziz, pasar yang lagi dituju yaitu konsumen muslim yang ingin menghindari riba perbankan konvensional.

“Upaya kami dalam memangkas backlog (kebutuhan rumah tiggal) ini adalah dengan membangun unit-unit perumahan dengan konsep syari’ah di sejumlah daerah,” katanya.

Selain di Kabupaten Bekasi, kata dia, perusahaannya sudah terlebih dahulu mengerjakan usaha serupa di Bogor, Padang, dan Yogyakarta.

“Kami tidak melibatkan perbankan, oleh karena itu tidak memberlakukan konsep-konsep pembiayaan seperti ala perbankan. Terhadap konsumen, kami juga mempraktekkan konsep jual beli syariah anti riba yang tidak bunga, denda, penalti, apalagi sita,” katanya.

Dia optimis, animo customer yang tertarik pada konsep pembiayaan perumahan syariah tanpa riba ini sudah semakin membaik, bersesuaian dengan {pemahaman akan riba yang diyakini tidak menghadirkan keberkahan|keyakinan akan riba yang tidak akan menghadirkan keberkahan.

“Golongan masyarakat yang rutin memperdalam agama dengan menghadiri acara-acara kajian telah semakin banyak. Merekalah sasaran calon buyer kami, karena mereka golongan yang sudah paham akan bahaya riba,” ungkapnya.

Kawasan Hunian Tanpa Riba di Bekasi yang Berlokasi Super Strategis

Letak Madinah City di sebelah timur laut Jakarta itu direncanakan akan terhubung dengan jaringan infrastruktur transportasi penghubung seperti Tol JORR II, LRT yang mengkoneksikan Kota Bekasi dengan sebagian Jakarta.

“Cluster Madani on Madinah City juga memiliki lokasi super strategis yaitu hanya 10 km ke Tol JORR, Bekasi Regency dua puluh kilo meter, hanya 60 menit menuju Jakarta Utara, hanya 65 menit menuju Kota Bekasi. Ke pelabuhan peti kemas cuma tiga belas km, cuma 26 km ke Rengasdengklok, hanya 24 km  menuju Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan hanya 25 km ke Pantai Tanjungpakis,” tutupnya.

Segera Hadir Kawasan Perumahan Syari’ah di Bekasi dengan Nama Madinah City

Segera dibangun sebuah kawasan Islami di Bekasi yang menyediakan perumahan tanpa riba khusus bagi segmen muslim. Kawasan dengan Tagline  ‘Kota Madani di Timur Laut Jakarta’ itu terletak di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Perusahaan property berdasar syari’ah, PT Darussalam Madani Properti akan mengembangkan lahan seluas 1.000 hektare di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk pembangunan pemukiman syari’ah bernama Madinah City.

“Kami ingin turut berkontribusi dalam menyediakan kebutuhan perumahan yang pada akhir tahun 2017 masih mencapai jumlah 13,5 juta unit di Indonesia,” kata CEO PT Darussalam Madani Properti Syaiful Azmi Aziz.

Tipe dan Harga Rumah di Kawasan Hunian Tanpa Riba Madinah City

Type rumah yang ditawarkan di antaranya 27/70, 30/84, 36/105, 48/120, dan 55/150. Rumah di Madinah City bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70 untuk kalangan menengah ke atas. Head of Marketing, CEO and Lead Consultant Madinah City, Deny Rahmad menerangkan, kawasan hunian yang akan digarap oleh Darussalam Madani Properti ini sasarannya adalah masyarakat muslim. Alasannya di atas tanah dengan luas 2 hektar dengan replika Mesjid Nabawi dengan imam hafal 30 Juzz dan dikelola dengan profesional. Selain itu, di Madinah City terdapat fasilitas pendidikan, pesantren, tahfidz Quran, area berkuda dan memanah, dan lain sebagainya. “Ini merupakan klaster terbesar di Indonesia berkonsep Islami,” ujar Aziz.

Menurut Aziz, market yang tengah dituju adalah orang-orang muslim yang ingin menjauhi riba perbankan konvensional.

“Upaya kami untuk memangkas backlog (kebutuhan tempat tinggal) tersebut adalah dengan membangun unit-unit perumahan dengan konsep syari’ah di sejumlah daerah,” katanya.

Selain di Kabupaten Bekasi, kata dia, perusahaannya telah lebih dahulu menggarap usaha serupa di Bogor, Padang, dan Yogyakarta.

“Kami tidak melibatkan perbankan, oleh karena itu tidak memberlakukan konsep-konsep pembiayaan seperti ala perbankan. Terhadap konsumen, kami juga melakukan konsep jual beli syariah tanpa riba yang tidak bunga, denda, penalti, apalagi sita,” katanya.

Pihaknya yakin, animo calon buyer yang tertarik dengan konsep pembiayaan rumah syariah bebas riba ini sudah semakin positif, bersesuaian dengan {pemahaman akan riba yang diyakini tidak menghadirkan keberkahan|keyakinan akan riba yang tidak akan menghadirkan keberkahan.

“Golongan masyarakat yang rutin belajar agama dengan mendatangi acara-acara kajian telah semakin banyak. Merekalah sasaran pasar kami, karena mereka golongan yang sudah paham akan bahaya riba,” katanya.

Kawasan Pemukiman Islami di Bekasi dengan Lokasi Super Strategis

Lokasi Madinah City di sisi timur laut Jakarta itu diproyeksikan akan terhubung dengan jaringan infrastruktur transportasi penghubung seperti Tol Jakarta Outer Ring Road II, LRT yang menghubungkan Kota Bekasi dan sebagian Jakarta.

“Cluster Madani on Madinah City juga memiliki lokasi super strategis yaitu hanya sepuluh kilo meter ke Tol JORR, Bekasi Regency 20 km, hanya enam puluh menit menuju Jakarta Utara, hanya enam puluh lima menit menuju Kota Bekasi. Ke pelabuhan peti kemas cuma 13 kilo meter, cuma 26 kilo meter ke Rengasdengklok, hanya 24 kilo meter  ke Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan cuma 25 kilo meter menuju Pantai Tanjungpakis,” kata Aziz menutup wawancara ini.

Akan Dibangun Kawasan Hunian Syari’ah di Bekasi dengan Nama Madinah City

Di Bekasi segera dibangun sebuah kawasan Islami yang menyediakan perumahan tanpa Bank khusus bagi konsumen muslim. Kawasan ber Tagline  ‘Kota Madani di Timur Laut Jakarta’ itu akan ada di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Perusahaan property berbasis syari’ah, PT Darussalam Madani Properti akan mengolah lahan dengan luas 1.000 hektare di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk pembangunan pemukiman syariah bernama Madinah City.

“Kami ingin turut serta dalam memenuhi kebutuhan perumahan yang pada akhir tahun 2017 masih menyentuh jumlah 13,5 juta unit di Indonesia,” kata CEO PT Darussalam Madani Properti Syaiful Azmi Aziz.

Tipe dan Harga Rumah di Kawasan Perumahan Bebas Riba Madinah City

Type rumah yang ditawarkan di antaranya 27/70, 30/84, 36/105, 48/120, dan 55/150. Harga jual rumah di Madinah City mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70 untuk kalangan menengah ke atas. Head of Marketing, CEO and Lead Consultant Madinah City, Deny Rahmad mengungkapkan, area tempat tinggal yang akan dikerjakan oleh Darussalam Madani Properti ini segmennya adalah masyarakat muslim. Alasannya di atas lahan seluas dua hectare dengan prototype Mesjid Nabawi yang dipimpin imam hafidz 30 Juzz dan dikelola dengan profesional. Selain itu, di Madinah City ada fasilitas sekolah islam, pesantren, tahfidz Quran, area berkuda dan memanah, dan lain sebagainya. “Ini merupakan cluster terbesar di Indonesia berkonsep Islami,” ungkap Aziz.

Menurut Aziz, pasar yang lagi ditargetkan yaitu masyarakat muslim yang berkeinginan menghindari riba perbankan konvensional.

“Upaya kami untuk memangkas backlog (kebutuhan tempat tinggal) tersebut adalah dengan membangun unit-unit perumahan dengan konsep syari’ah di sejumlah daerah,” katanya.

Selain di Kabupaten Bekasi, kata dia, perusahaannya telah lebih dahulu mengembangkan usaha serupa di Bogor, Padang, dan Yogyakarta.

“Kami tidak melibatkan perbankan, sehingga tidak memberlakukan konsep-konsep pembiayaan seperti ala perbankan. Terhadap konsumen, kami juga memberlakukan konsep jual beli syari’ah anti riba yang tidak bunga, denda, penalti, apalagi sita,” katanya.

Perusahaannya yakin, respon customer yang tertarik pada konsep pembiayaan rumah syari’ah tanpa riba ini sudah makin positif, seiring dengan {pemahaman akan riba yang diyakini tidak membawa keberkahan|keyakinan akan riba yang tidak akan membawa.

“Lapisan masyarakat yang rutin mengkaji agama dengan menghadiri acara-acara kajian sudah makin banyak. Merekalah sasaran customer kami, karena mereka golongan yang sudah paham akan bahaya riba,” .

Kawasan Tempat Tinggal Islami di Bekasi yang Berlokasi Super Strategis

Posisi Madinah City di sisi timur laut Jakarta itu direncanakan akan terhubung dengan jaringan infrastruktur transportasi penghubung seperti Tol JORR II, LRT yang menghubungkan Kota Bekasi dan sebagian Jakarta.

“Cluster Madani di Madinah City juga memiliki lokasi super strategis yaitu cuma 10 km menuju Tol JORR, Bekasi Regency dua puluh km, cuma 60 menit menuju Jakarta Utara, hanya 65 menit menuju Kota Bekasi. Ke pelabuhan peti kemas cuma tiga belas kilo meter, hanya 26 kilo meter ke Rengasdengklok, hanya 24 km  ke Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan hanya 25 kilo meter menuju Pantai Tanjungpakis,” tutupnya.

Segera Hadir Kawasan Hunian Syari’ah di Bekasi dengan Nama Madinah City

Di Bekasi segera dibangun sebuah kawasan Islami yang menyediakan perumahan tanpa Bank khusus untuk konsumen muslim. Kawasan dengan Tagline  ‘Kota Madani di Timur Laut Jakarta’ itu berada di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Perusahaan property berlandaskan syariah, PT Darussalam Madani Properti akan mengembangkan lahan seluas 1.000 hektar di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk pembangunan tempat tinggal syari’ah bernama Madinah City.

“Kami ingin turut berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan perumahan yang pada akhir tahun 2017 masih menyentuh jumlah tiga belas setengah juta unit di Indonesia,” kata CEO PT Darussalam Madani Properti Syaiful Azmi Aziz.

Tipe dan Harga Rumah di Kawasan Pemukiman Syariah Madinah City

Tipe rumah yang dipasarkan di antaranya 27/70, 30/84, 36/105, 48/120, dan 55/150. Rumah di Madinah City dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70 untuk kalangan menengah ke atas. Head of Marketing, CEO and Lead Consultant Madinah City, Deny Rahmad menyebutkan, kawasan hunian yang akan digarap oleh Darussalam Madani Properti ini sasarannya adalah buyer muslim. Dikarenakan, kata Deny, keinginan dari owner PT Darussalam Madani Properti, yakni Abu Umar Abdul Aziz seorang penghafal Al Quran, ingin membuat kawasan pemukiman yang penghuninya hafal kitab suci Al Quran.

Kawasan Pemukiman Madinah City rencananya akan dibangun di area seluas 161 hektar. CEO PT Darussalam Madani Properti, Syaiful Azmi Aziz menyatakan bahwa tahap awal yang dikembangkan yaitu seluas 75 hektare, sesuai ijin dari Pemda Bekasi. Hal ini beliau sampaikan di acara Gathering Madinah City di Bekasi, Ahad, 22 April 2018.

“Di tahap awal kami garap tujuh puluh lima hektare terlebih dahulu. Namun Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mengalokasikan seribu hektar lahan untuk kami kelola yang pengurusan izinnya diurus bertahap hingga lima tahun ke depan,” katanya. Menurut dia, lahan garapan dengan luas total 1.000 hektare ini adalah buat pembangunan 50.000 unit rumah tinggal.

Aziz mengatakan, tahap awal akan dibangun sejumlah tiga ribu unit rumah dengan empat unit cluster. Management menargetkan unit sold out pada Oktober 2018 ini. Beberapa cluster mulai ditawarkan bulan Maret 2018.

Madinah City Adalah Kawasan Tempat Tinggal Islami Bekasi Terbesar di Indonesia

Dana pembangunan fase pertama, kata beliau, dikucurkan hingga Rp 1,5 triliun, yang diperoleh dari konsorsium. Dan juga pihaknya bekerjasama dengan investor yang berasal dari Timur Tengah. Menurut dia, lahan seluas itu sudah diplot ke pemerintah daerah Kabupatn Bekasi. Ia menyatakan, Cabangbungin, meskipun terletak di di area bagian utara Bekasi dipilih disebabkan di sana tanah yang ada masih cukup luas. Lahan ini mayoritas ialah tanah berupa sawah. “Tata ruangnya bisa dibuat permukiman, dan itu sudah kami ploting,” kata dia.

Proses hunian ini dimulai dengan pengolahan lahan yang sekarang masih berupa persawahan pada bulan Oktober 2018. Pembangunan diprediksi rampung insyaa Allah akhir tahun 2020. Akses ke Madinah City, nanti akan ada jalan tol JORR 3, jadi tidak usah via tol Cikampek.

Kawasan ini akan menjadi tempat tinggal bebas riba terbesar, terlengkap dan terjangkau di Indonesia. Di kompleks Madinah City itu akan didirikan ruma-rumah dalam cluster bernama Islami, seperti Cluster Uhud, custer Madani, cluster Baitul Maqdis, dan cluster Cuba. Sekarang ini, yang sedang ditawarkan adalah cluster Madani dan Uhud. Penjualan kedua cluster ini menerapkan sistem transaksi dengan akad seratus % syariah dan DP yang bisa dicicil, tanpa BI cheking serta tanpa pinalti. Sehingga proses kepemilikannya di Madinah City sangat mudah.

Kawasan Tempat Tinggal Syari’ah di Bekasi dengan Gaya Kota Madinah

Aziz mengatakan, Madinah City merupakan investasi dunia dan akhirat. Developer menggunakan konsep fasilitas Islami dengan fasad bangunan rumah modern Kota Madinah. Terdapat mesjid pusat yang berdiri di atas lahan seluas dua hectare berkonsep Masjid Nabawi dengan imam hafal 30 Juzz dan dikelola secara profesional. Selain itu, di Madinah City dilengkapi dengan fasilitas pendidikan, pesantren, tahfidz Quran, area berkuda dan memanah, dan lain sebagainya. “Ini merupakan cluster terbesar di Indonesia berkonsep Islami,” ujar Aziz.

Menurut Aziz, konsumen yang tengah disasar adalah masyarakat muslim yang berkeinginan menghindari riba perbankan konvensional.

“Upaya kami dalam memangkas backlog (kebutuhan rumah tiggal) tersebut adalah dengan membangun unit-unit perumahan dengan konsep syari’ah di sejumlah daerah,” katanya.

Selain di Kabupaten Bekasi, kata dia, pihaknya telah lebih dulu menggarap usaha serupa di Bogor, Padang, dan Yogyakarta.

“Kami tidak melibatkan perbankan, oleh karena itu tidak memberlakukan konsep-konsep pembiayaan seperti ala perbankan. Terhadap konsumen, kami juga mempraktikkan konsep jual beli syariah bebas riba yang tidak bunga, denda, penalti, apalagi sita,” katanya.

Dia yakin, respon konsumen yang tertarik dengan konsep pembiayaan rumah syari’ah anti riba ini sudah makin positif, bersesuaian dengan {pemahaman akan riba yang diyakini tidak menghadirkan keberkahan|keyakinan akan riba yang tidak akan menghadirkan keberkahan.

“Kelompok masyarakat yang rutin memperdalam agama dengan menghadiri acara-acara kajian telah semakin banyak. Merekalah tujuan calon buyer kami, karena mereka kelompok yang sudah paham akan bahaya riba,” terangnya.

Kawasan Tempat Tinggal Syari’ah di Bekasi yang Berlokasi Super Strategis

Lokasi Madinah City di sisi timur laut Jakarta itu direncanakan akan terhubung dengan jaringan infrastruktur transportasi penghubung seperti Tol JORR II, LRT yang mengkoneksikan Kota Bekasi dengan sebagian Jakarta.

“Cluster Madani on Madinah City juga memiliki lokasi super strategis yaitu hanya sepuluh kilo meter ke Tol JORR, Bekasi Regency 20 km, cuma enam puluh menit ke Jakarta Utara, Cuma 65 menit ke Kota Bekasi. Ke pelabuhan peti kemas hanya 13 km, cuma 26 km ke Rengasdengklok, hanya 24 kilo meter  ke Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan cuma 25 kilo meter ke Pantai Tanjungpakis,” kata Aziz menutup interview ini.

Akan Terwujud Kawasan Perumahan Syari’ah di Bekasi dengan Nama Madinah City

Segera dibangun sebuah kawasan Islami di Bekasi yang menyediakan perumahan tanpa riba khusus bagi masyarakat muslim. Kawasan dengan Tagline  ‘Kota Madani di Timur Laut Jakarta’ itu terletak di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Perusahaan property berlandaskan syari’ah, PT Darussalam Madani Properti akan membangun lahan seluas seribu hektare di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk pembangunan perumahan syariah bernama Madinah City.

“Kami ingin turut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan perumahan yang pada akhir tahun 2017 masih menyentuh angka tiga belas setengah juta unit di Indonesia,” kata CEO PT Darussalam Madani Properti Syaiful Azmi Aziz.

Tipe dan Harga Rumah di Kawasan Perumahan Bebas Riba Madinah City

Tipe rumah yang dipasarkan di antaranya 27/70, 30/84, 36/105, 48/120, dan 55/150. Harga jual rumah di Madinah City mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70 untuk kalangan menengah ke atas. Head of Marketing, CEO and Lead Consultant Madinah City, Deny Rahmad menerangkan, kawasan pemukiman yang akan dikerjakan oleh Darussalam Madani Properti ini segmennya adalah pembeli muslim. Alasannya di atas lahan dengan luas 2 dengan konsep Masjid Nabawi dengan imam hafal 30 Juzz dan dikelola secara profesional. Selain itu, di Madinah City terdapat fasilitas sekolah islam, pesantren, tahfidz Quran, area berkuda dan memanah, dan lain sebagainya. “Ini merupakan klaster terbesar di Indonesia berkonsep Islami,” ungkap Aziz.

Menurut Aziz, pembeli yang sedang ditargetkan adalah orang-orang muslim yang berkeinginan menjauhi riba perbankan konvensional.

“Upaya kami untuk memangkas backlog (kebutuhan rumah tiggal) ini ialah dengan membangun unit-unit perumahan berkonsep syari’ah di sejumlah daerah,” katanya.

Selain di Kabupaten Bekasi, kata dia, perusahaannya sudah lebih dulu mengembangkan usaha serupa di Bogor, Padang, dan Yogyakarta.

“Kami tidak melibatkan perbankan, oleh karena itu tidak menerapkan konsep-konsep pembiayaan seperti ala perbankan. Terhadap konsumen, kami juga menerapkan konsep jual beli syariah tanpa riba yang tidak bunga, denda, penalti, apalagi sita,” katanya.

Dia yakin, respon calon buyer yang tertarik pada konsep pembiayaan perumahan syari’ah tanpa riba ini sudah semakin meningkat, seiring dengan {pemahaman akan riba yang diyakini tidak membawa keberkahan|keyakinan akan riba yang tidak akan membawa.

“Segmen masyarakat yang rutin mengkaji agama dengan menghadiri acara-acara kajian sudah semakin banyak. Merekalah sasaran market kami, karena mereka segmen yang sudah paham akan bahaya riba,” katanya.

Kawasan Tempat Tinggal Bebas Riba di Bekasi yang Berlokasi Super Strategis

Lokasi Madinah City di sisi timur laut Jakarta itu diproyeksikan akan terhubung dengan jaringan infrastruktur transportasi penghubung seperti Tol JORR II, Light Rail Transit yang mengkoneksikan Kota Bekasi dan sebagian Jakarta.

“Cluster Madani on Madinah City juga memiliki lokasi super strategis yaitu cuma sepuluh km menuju Tol JORR, Bekasi Regency dua puluh kilo meter, cuma 60 menit ke Jakarta Utara, hanya enam puluh lima menit ke Kota Bekasi. Ke pelabuhan peti kemas hanya 13 km, cuma 26 kilo meter ke Rengasdengklok, hanya 24 kilo meter  menuju Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan hanya 25 kilo meter ke Pantai Tanjungpakis,” kata Aziz menutup wawancara ini.

Akan Dibangun Kawasan Tempat Tinggal Syari’ah di Bekasi dengan Nama Madinah City

Di Bekasi segera dibangun sebuah kawasan Islami yang menyediakan perumahan tanpa Bank khusus untuk konsumen muslim. Kawasan ber Tagline  ‘Kota Madani di Timur Laut Jakarta’ itu berada di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Perusahaan properti berbasis syari’ah, PT Darussalam Madani Properti akan mengolah lahan dengan luas seribu hektare di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk pembangunan pemukiman islami bernama Madinah City.

“Kami ingin turut serta dalam menyediakan kebutuhan perumahan yang pada akhir tahun 2017 masih mencapai jumlah 13,5 juta unit di Indonesia,” kata CEO PT Darussalam Madani Properti Syaiful Azmi Aziz.

Tipe dan Harga Rumah di Kawasan Tempat Tinggal Syari’ah Madinah City

Tipe rumah yang dipasarkan di antaranya 27/70, 30/84, 36/105, 48/120, dan 55/150. Harga jual rumah di Madinah City mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70 untuk kalangan menengah ke atas. Head of Marketing, CEO and Lead Consultant Madinah City, Deny Rahmad menjelaskan, area hunian yang akan digarap Darussalam Madani Properti ini targetnya adalah konsumen muslim. Alasannya di atas lahan dengan luas dua dengan replika Mesjid Nabawi dengan imam hafidz 30 Juzz dan dikelola dengan profesional. Selain itu, di Madinah City terdapat fasilitas sekolah islam, pesantren, tahfidz Quran, area berkuda dan memanah, dan lain sebagainya. “Ini merupakan klaster terbesar di Indonesia berkonsep Islami,” kata Aziz.

Menurut Aziz, market yang lagi dituju ialah masyarakat muslim yang ingin menghindari riba perbankan konvensional.

“Upaya kami untuk memangkas backlog (kebutuhan rumah tiggal) tersebut ialah dengan membangun unit-unit perumahan dengan konsep syari’ah di sejumlah daerah,” katanya.

Selain di Kabupaten Bekasi, kata dia, pihaknya sudah lebih dahulu menggarap usaha serupa di Bogor, Padang, dan Yogyakarta.

“Kami tidak melibatkan perbankan, sehingga tidak mempraktekkan konsep-konsep pembiayaan seperti ala perbankan. Terhadap konsumen, kami juga memberlakukan konsep jual beli syari’ah tanpa riba yang tidak memberlakukan bunga, denda, penalti, apalagi sita,” katanya.

Pihaknya optimis, animo customer yang tertarik pada konsep pembiayaan perumahan syari’ah bebas riba ini sudah semakin meningkat, bersesuaian dengan {pemahaman akan riba yang diyakini tidak menghadirkan keberkahan|keyakinan akan riba yang tidak akan membawa.

“Lapisan masyarakat yang rutin memperdalam agama dengan mendatangi acara-acara kajian sudah semakin banyak. Merekalah tujuan calon buyer kami, karena mereka golongan yang sudah paham akan bahaya riba,” jelasnya.

Kawasan Perumahan Tanpa Riba di Bekasi dengan Lokasi Super Strategis

Posisi Madinah City di sebelah timur laut Jakarta itu direncanakan akan terhubung dengan jaringan infrastruktur transportasi penghubung seperti Tol JORR II, LRT yang mengkoneksikan Kota Bekasi dan sebagian Jakarta.

“Cluster Madani di Madinah City juga memiliki lokasi super strategis yaitu hanya sepuluh kilo meter ke Tol JORR, Bekasi Regency 20 km, hanya enam puluh menit ke Jakarta Utara, Cuma enam puluh lima menit ke Kota Bekasi. Ke pelabuhan peti kemas hanya tiga belas kilo meter, hanya 26 km ke Rengasdengklok, hanya 24 km  ke Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan cuma 25 km ke Pantai Tanjungpakis,” tutupnya.

Akan Terwujud Kawasan Perumahan Syari’ah di Bekasi dengan Nama Madinah City

Segera dibangun sebuah kawasan Islami di Bekasi yang menyediakan tempat tinggal tanpa Bank khusus untuk konsumen muslim. Kawasan ber Tagline  ‘Kota Madani di Timur Laut Jakarta’ itu akan ada di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Perusahaan property berdasar syari’ah, PT Darussalam Madani Properti akan mengolah lahan dengan luas 1.000 hektar di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk pembangunan tempat tinggal islami bernama Madinah City.

“Kami ingin turut serta dalam memenuhi kebutuhan perumahan yang pada akhir tahun 2017 masih menyentuh jumlah tiga belas setengah juta unit di Indonesia,” kata CEO PT Darussalam Madani Properti Syaiful Azmi Aziz.

Tipe dan Harga Rumah di Kawasan Tempat Tinggal Tanpa Riba Madinah City

Tipe rumah yang dipasarkan di antaranya 27/70, 30/84, 36/105, 48/120, dan 55/150. Rumah di Madinah City bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70 untuk kalangan menengah ke atas. Head of Marketing, CEO and Lead Consultant Madinah City, Deny Rahmad menerangkan, area pemukiman yang akan dikerjakan oleh Darussalam Madani Properti ini segmennya adalah pembeli muslim. Alasannya di atas lahan dengan luas dua hektar berkonsep Mesjid Nabawi yang dipimpin imam hafidz 30 Juzz dan dikelola secara profesional. Selain itu, di Madinah City dilengkapi dengan fasilitas sekolah islam, pesantren, tahfidz Quran, area berkuda dan memanah, dan lain sebagainya. “Ini merupakan klaster terbesar di Indonesia berkonsep Islami,” ujar Aziz.

Menurut Aziz, pasar yang lagi disasar yaitu konsumen muslim yang ingin menghindari riba perbankan konvensional.

“Usaha kami dalam memangkas backlog (kebutuhan tempat tinggal) tersebut ialah dengan membangun unit-unit perumahan berkonsep syari’ah di sejumlah daerah,” katanya.

Selain di Kabupaten Bekasi, kata dia, perusahaannya sudah terlebih dahulu mengembangkan usaha serupa di Bogor, Padang, dan Yogyakarta.

“Kami tidak melibatkan perbankan, oleh karena itu tidak melakukan konsep-konsep pembiayaan seperti ala perbankan. Terhadap konsumen, kami juga mempraktikkan konsep jual beli syariah bebas riba yang tidak mengenakan bunga, denda, penalti, apalagi sita,” katanya.

Perusahaannya optimis, respon calon buyer yang tertarik dengan konsep pembiayaan perumahan syari’ah bebas riba ini sudah semakin meningkat, seiring dengan {pemahaman akan riba yang diyakini tidak membawa keberkahan|keyakinan akan riba yang tidak akan menghadirkan keberkahan.

“Kelompok masyarakat yang rutin belajar agama dengan menghadiri acara-acara kajian sudah semakin banyak. Merekalah sasaran market kami, karena mereka lapisan yang sudah paham akan bahaya riba,” terangnya.

Kawasan Pemukiman Syariah di Bekasi yang Berlokasi Super Strategis

Lokasi Madinah City di sisi timur laut Jakarta itu diproyeksikan akan terhubung dengan jaringan infrastruktur transportasi penghubung seperti Tol JORR II, LRT yang mengkoneksikan Kota Bekasi dengan sebagian Jakarta.

“Cluster Madani di Madinah City juga memiliki lokasi super strategis yaitu cuma 10 kilo meter ke Tol JORR, Bekasi Regency dua puluh km, hanya enam puluh menit ke Jakarta Utara, Cuma 65 menit ke Kota Bekasi. Ke pelabuhan peti kemas cuma tiga belas kilo meter, hanya 26 km ke Rengasdengklok, hanya 24 km  ke Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan cuma 25 km menuju Pantai Tanjungpakis,” tutupnya.

Akan Terwujud Kawasan Hunian Syari’ah di Bekasi dengan Nama Madinah City

Segera dibangun sebuah kawasan Islami di Bekasi yang menyediakan hunian tanpa riba khusus buat masyarakat muslim. Kawasan dengan Tagline  ‘Kota Madani di Timur Laut Jakarta’ itu akan dibangun di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. Perusahaan properti berlandaskan syariah, PT Darussalam Madani Properti akan mengembangkan lahan seluas 1.000 hektar di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk pembangunan hunian syariah bernama Madinah City.

“Kami ingin ikut berpartisipasi dalam menyediakan kebutuhan perumahan yang pada akhir tahun 2017 masih mencapai angka tiga belas setengah juta unit di Indonesia,” kata CEO PT Darussalam Madani Properti Syaiful Azmi Aziz.

Tipe dan Harga Rumah di Kawasan Pemukiman Islami Madinah City

Type rumah yang dijual belikan di antaranya 27/70, 30/84, 36/105, 48/120, dan 55/150. Rumah di Madinah City bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp 269 juta dengan tipe 27/70 untuk kalangan menengah ke atas. Head of Marketing, CEO and Lead Consultant Madinah City, Deny Rahmad menyebutkan, kawasan hunian yang akan digarap Darussalam Madani Properti ini targetnya adalah buyer muslim. Dikarenakan, kata Deny, cita-cita dari CEO PT Darussalam Madani Properti, yakni Abu Umar Abdul Aziz seorang hafidh Quran, ingin membuat kawasan hunian yang orang-orangnya hafal kitab suci Al Quran.

Kawasan Hunian Madinah City nantinya akan dibangun di area dengan luas 161 hektar. CEO PT Darussalam Madani Properti, Syaiful Azmi Aziz mengatakan bahwa tahap pertama yang dibangun yaitu sebesar 75 hektar, sesuai izin dari Pemda Bekasi. Hal ini ia katakan di acara Gathering Madinah City di Bekasi, Ahad, 22 April 2018.

“Di tahap awal kami garap 75 hektare terlebih dahulu. Namun Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menyediakan seribu hektar lahan untuk kami kelola yang pengurusan izinnya diurus bertahap hingga lima tahun ke depan,” katanya. Menurut dia, area garapan seluas total 1.000 hektar ini adalah buat pembangunan lima puluh ribu unit rumah tinggal.

Aziz mengatakan, tahap pertama akan dibangun sejumlah tiga ribu unit rumah dengan 4 unit cluster. Perusahaan menargetkan unit sold out sampai bulan Oktober tahun ini. Beberapa cluster mulai dijual bulan Maret 2018.

Madinah City Adalah Kawasan Perumahan Bebas Riba Bekasi Terbesar di Indonesia

Dana pembangunan tahap pertama, ungkapbeliau, disediakan hingga Rp 1,5 triliun, yang berasal dari konsorsium. Malah perusahaannya berkolaborasi dengan pemodal dari Timur Tengah. Kata dia, lahan seluas itu sudah diplot ke Pemda setempat. Aziz menginformasikan, Cabangbungin, walaupun berada di wilayah bagian utara Bekasi dipilih disebabkan di sana lahan yang tersedia masih cukup luas. Lahan ini mayoritas ialah tanah berupa sawah. “Tata ruangnya bisa dibuat permukiman, dan itu sudah kami ploting,” kata dia.

Proses pembangunan Madinah City diawali dengan pengolahan lahan yang saat ini masih berupa sawah pada bulan Oktober 2018. Pembangunan finish insyaa Allah akhir tahun 2020. Jalan ke kawasan ini, nanti akan ada jalan tol JORR 3, jadi tidak usah lewat jalan tol Cikampek.

Kawasan ini akan menjadi hunian bebas riba terbesar, terlengkap dan terjangkau di Indonesia. Di wilayah Madinah City itu akan didirikan ruma-rumah dalam klaster bernama Islami, seperti Cluster Uhud, custer Madani, cluster Baitul Maqdis, dan cluster Cuba. Saat ini, yang sedang ditawarkan adalah cluster Madani dan Uhud. Pemasaran klaster Madani dan Uhud ini mengimplementasikan sistem transaksi dengan akad seratus % syariah dan DP yang bisa diangsur, tidak menggunakan BI cheking serta tanpa penalty. Oleh karena itu proses pemilikan rumah di Madinah City sangat sederhana.

Kawasan Tempat Tinggal Bebas Riba di Bekasi dengan Nuansa Kota Madinah

Aziz menyatakan, Madinah City adalah investasi dunia serta akhirat. Pengembang menggunakan konsep fasilitas Islami dengan fasad bangunan rumah modern dengan nuansa Kota Madinah. Tersedia masjid pusat yang berdiri di atas tanah seluas dua berkonsep Mesjid Nabawi yang dipimpin imam hafal 30 Juzz dan dikelola dengan profesional. Selain itu, di Madinah City dilengkapi dengan fasilitas pendidikan, pesantren, tahfidz Quran, area berkuda dan memanah, dan lain sebagainya. “Ini merupakan klaster terbesar di Indonesia berkonsep Islami,” kata Aziz.

Menurut Aziz, customer yang sedang dituju yaitu masyarakat muslim yang ingin menjauhi riba perbankan konvensional.

“Upaya kami untuk memangkas backlog (kebutuhan tempat tinggal) tersebut ialah dengan membangun unit-unit perumahan dengan konsep syari’ah di sejumlah daerah,” katanya.

Selain di Kabupaten Bekasi, kata dia, perusahaannya telah terlebih dulu mengembangkan usaha serupa di Bogor, Padang, dan Yogyakarta.

“Kami tidak melibatkan perbankan, oleh karena itu tidak mempraktekkan konsep-konsep pembiayaan seperti ala perbankan. Terhadap konsumen, kami juga melakukan konsep jual beli syariah tanpa riba yang tidak bunga, denda, penalti, apalagi sita,” katanya.

Perusahaannya yakin, respon customer yang tertarik pada konsep pembiayaan rumah syari’ah tanpa riba ini sudah semakin membaik, bersesuaian dengan {pemahaman akan riba yang diyakini tidak membawa keberkahan|keyakinan akan riba yang tidak akan menghadirkan keberkahan.

“Golongan masyarakat yang rutin belajar agama dengan mendatangi acara-acara kajian sudah semakin banyak. Merekalah tujuan customer kami, karena mereka lapisan yang sudah paham akan bahaya riba,” ungkapnya.

Kawasan Tempat Tinggal Islami di Bekasi dengan Lokasi Super Strategis

Letak Madinah City di sebelah timur laut Jakarta itu direncanakan akan terhubung dengan jaringan infrastruktur transportasi penghubung seperti Tol JORR II, Light Rail Transit yang mengkoneksikan Kota Bekasi dan sebagian Jakarta.

“Cluster Madani on Madinah City juga memiliki lokasi super strategis yaitu cuma sepuluh km menuju Tol JORR, Bekasi Regency dua puluh km, cuma 60 menit menuju Jakarta Utara, Cuma 65 menit ke Kota Bekasi. Ke pelabuhan peti kemas cuma tiga belas kilo meter, hanya 26 kilo meter ke Rengasdengklok, hanya 24 kilo meter  ke Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan cuma 25 kilo meter ke Pantai Tanjungpakis,” tutupnya.